♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪----->>> Welcome to My Blog <<<-----♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪

Selasa, 19 Januari 2010

Dolanan Anak Kian Terpinggirkan


Dulu kita sering melihat sekerumunan anak bermain congklak (dakon), gobak sodor, jamuran, pasaran, delikan atau yang biasa kita sebut dengan dolanan anak. Biasanya dolanan anak dimainkan di halaman rumah maupun ketika malam bulan purnama (padhang mbulan). Pemandangan seperti itu banyak ditemukan di desa. Namun kini kita sudah jarang sekali menjumpai pemandangan seperti itu di desa apalagi di kota. Dolanan anak seakan-akan sudah terpinggirkan dan tergeser dengan permainan modern seperti play station (PS) maupun permainan di game net yang baru naik daun akhir-akhir ini.
 
Kebanyakan orang tua berdalih bahwa yang penting bisa menyenangkan anaknya. Dan sekarang permainan modern sudah menjamur di mana-mana bahkan di pelosok desa sekalipun. Padahal jika ditelusuri lebih jauh lagi, permainan modern dapat menanamkan sikap egois dalam diri anak. Mengapa? Permainan anak seperti PS hanya dimainkan secara individu, sedangkan lawan main sudah disediakan dalam permainan tersebut. Itu sangat berakibat kurang baik bagi perkembangan psikologis anak. Anak-anak menjadi terbiasa melakukan sesuatu sendiri dan kerja sama dengan orang lain tidak berarti bagi mereka.


Lain halnya dengan dolanan anak. Permainan tradisional yang sudah dianggap jadul atau ketinggalan jaman itu justru memiliki banyak sisi positif bagi perkembangan psikologis anak. Melalui dolanan anak, mereka sudah terbiasa dengan kerjasama dan saling menolong. Mereka juga lebih mudah dalam beradaptasi dengan suasana baru.

Kamis, 07 Januari 2010

Mengatasi Cantengan pada Jempol Kaki

Tak sedikit orang yang pernah mengalami cantengan. Apa itu cantengan? Cantengan adalah kuku yang masuk menusuk pada daging dan menimbulkan luka serta sakit yang luar biasa bahkan sampai bernanah. Biasanya terjadi pada jempol kaki. Jelas, itu sangat mengganggu baik dalam beraktivitas maupun penampilan.
 
Saya pernah mengalami sakit seperti itu dan hampir membuat saya putus asa dalam melakukan sesuatu. Cantengan pada jempol kaki kiriku sampai bengkak hingga di atas kuku. Disentuh pun sakit sekali rasanya apalagi jika memakai sepatu tertutup. Pernah juga tersandung kaki meja saat saya berjalan. Luar biasa sakitnya hingga saya sampai menangis.

 
Saya bercerita dengan tetangga dan ternyata dia juga pernah mengalami hal yang serupa dengan saya yaitu cantengan di jempol kaki. Tapi dia menjalani operasi kecil (kukunya dicabut). Mendengar cerita itu saya semakin takut. Apalagi ketika membayangkan kukunya harus dicabut agar bisa sembuh. Ngeri sekali sepertinya. Teman-teman saya juga menyarankan seperti itu.


Rabu, 16 Desember 2009

Keunikan yang Bukan untuk Diseragamkan

Ketika saya menginjakkan kaki pertama kali untuk menjalani Program Pengakraban dengan Lingkungan ( Probaling) dan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SD Kanisius Eksperimental Mangunan (SDK E Mangunan), banyak sekali hal-hal baru yang saya temui. Sejauh saya melangkahkan kaki di sana, pengalaman berharga yang tak terlupkan terajut jua.

SDK E Mangunan yang merupakan rintisan Romo YB Mangunwijaya dan berlokasi di Mangunan Kalotirto Berbah Sleman Yogyakarta tersebut memang unik. Di SDK E Mangunan, anak-anak tidak memakai seragam saat menuntut ilmu di sekolah tersebut. Anak-anak bebas berekspresi melalui pakaian yang mereka kenakan. Rasa sosialisasi yang tinggi terhadap sesama siswa, guru, orang tua bahkan masyarakat tercipta sangat baik.

Senin, 14 Desember 2009

Pentingnya Kreativitas Anak-anak dalam Belajar dan Sistem Pendidikan


Dunia anak-anak merupakan pewarnaan emosional yang paling nyata. Kompetensi-kompetensi dini yang dihasilkan anak-anak akan mendorong kreativitas mereka selanjutnya. 

Anak-anak merupakan objek paling murni untuk digali kemampuannya melalui kreativitas yang tercipta.Mereka bukanlah miniatur orang dewasa. Perlakuan khusus sebagai anak-anak sangat mereka butuhkan. Menurut saya kreativitas merupakan suatu aktivitas dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau kombinasi baru berdasarkan unsur-unsur yang telah ada sebelumnya menjadi sesuatu yang berarti dan bermanfaat. Kreativitas dapat terwujud di mana saja, kapan saja dan oleh siapa saja tanpa memandang usia maupun tingkat pendidikan tertentu. 

Menyibukkan diri dengan melakukan hal-hal yang kreatif sangat bermanfaat dan memberikan kepuasan tersendiri. Hal tersebut tampak ketika anak-anak yang asyik bermain dengan permainan konstruktif seperti menyusun balok-balok, puzzle dan sebagainya. Mereka seakan-akan tidak bosan dan tidak mau diganggu. Seperti yang terlihat saat saya menjalani Program Pengalaman Lapangan ( PPL ) di SD Kanisius Eksperimental Mangunan, kreativitas anak-anak sangat dihargai. Mengubah barang bekas seperti kardus atau botol menjadi sesuatu yang berguna, alat peraga pembelajaran atau menjadi kerajinan tangan. Ada juga ular tangga pengetahuan, yang dapat dipakai untuk belajar sekaligus untuk bermain. Tak dipungkiri lagi bahwa kreativitas dapat meningkatkan kualitas hidup. 

Kamis, 10 Desember 2009

Never give up, because everyday is a blessing

Kehidupan memang penuh warna. Tak semua jalan yang kita lalui itu mulus namun terjal dan berliku. Dan apa yang kita rencanakan itu tak selamanya sesuai dengan harapan kita. Semua yang dicita-citakan membutuhkan perjuangan dan tak lupa doa. Buanglah segala keluhan dan keputusasaan yang sering menghantui dalam perjalanan kita. Untuk menjadi baik itu tidak mudah, tak jua bisa dilakukan secara instant. Semua membutuhkan serangkaian usaha dan proses.

Percayalah bahwa di dalam kegelapan pasti ada terang. Terus berusaha dan pantang menyerah untuk bisa menjadi inspirasi dan berkat bagi sesama.

God Bless.